Hari ini,, tiga hari sudah tidak ada komunikasi. Rasa rindu semakin menjadi-jadi. Namun apalah daya, kalau namamu sudah tak di hati. Lalu kenapa kau masih tetap berdiri? Perjuanganmu saat ini mungkin belum berarti. Aku mulai lelah. Tapi sepertinya aku tak akan menyerah. Perjuangan ini harus tetap kulalui. Perlahan, aku mulai terbiasa dengan kesepian. Aku juga merasa, kau juga merasakan hal yang sama, tapi entahlah. Aku juga tak mengerti. Tentang apa yag sedang terjadi. Harusnya tidak begini, tapi apalah daya, sudah jalannya. Semuanya akan baik-baik saja. Semoga. Aku lelah.
GURU TERBAIK, ADALAH PENGALAMAN HIDUP
Kau tau bagaimana rasanya semu dan tak berarah? Kau tau bagaimana rasanya diri tak punya sandaran? Kau tau bagaimana rasanya kalau kita bependidikan? Semua pertanyaan tersebut merupakan refleksi untuk kita semua. Bagaimana kalau kita hidup tanpa belajar, seolah kehampaan menghampiri begitu saja. Di saat kesenangan hidup dirasa cukup, saat itulah hampa mulai menghampiri. Pentingnya sebuah keseimbangan. Kau tak selamanya akan merasakan senang, begitu pula sebaliknya, kau tak akan selamanya merasakan sedih. Kembali lagi, keseimbanganlah yang akan mewarnai hari-harimu. Yang membuat kau menjadi seseorang yang mempunyai nilai. Saat kau mampu merasakan keduanya, dan kau mampu menyeimbanginya, maka kau telah melewati ujian yang sesungguhnya. Dipuji tidak terbang, dihina tidak tumbang. Harap-harap dapat validasi, namun nyatanya kau sedang merefleksi diri. Kau haus pujian? Hidupmu sangat kesepian. Butuh sesuatu yang bemakna dan bernilai untuk terus kau lakukan. Kau tak sanggup dengan cob...
Komentar
Posting Komentar