Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

PILU - PUISI BY I.J

PILU Karya : I. J Kecamuk hati yang tak sesuai dengan akal dan pikiran Membuat aku mundur secara tidak beraturan Perihal hati yang terlalu mementingkan sandaran Entahlah, semua ini hanya sebuah khayalan Meninggalkan tentu tidak sesakit ditinggalkan Namun nyatanya kau tak boleh berhenti di tengah perjuangan Cita-cita yang masih berada di angan Adalah sebuah alasan untuk tetap bertahan Kini, tergantung diri menyikapi Membungkam semua asa yang tak bertepi Melangkah meski kau harus berdiri sendiri Nyatanya mimpimu mungkin tak lagi disini Usap air matamu Aku tau rindumu akan jadi candu Tetap kejar cita-citamu Meski harus menanggung sembilu

Sadar

Sebuah kata yang penuh sejuta makna. Sebuah kata yang bisa mewakili banyak rasa. Namun semua itu akan bermakna jika kita merasakannya dengan hati yang penuh. Sadar. Setiap insan harus selalu merasakan kata yang satu ini. Menyadari tepatnya. Kita harus tepat menggunakan kata tersebut. Ya, dengan sadar, kita bisa mengetahui seberapa jauh arti diri kita sendiri. Semua insan pasti ingin bahagia. Dan semua insan juga tak luput dari rasa sedih. Terkadang ia tersenyum, namun kadang juga ia harus merengut. Terkadang ia tertawa, namun tak jarang juga ia menangis. Begitulah manusia pada fitrahnya. Itu adalah hawa nafsu. Anugerah tuhan yang sungguh istimewa. Kenapa demikian? Karena Allah memberikannya kepada manusia dengan dibekali akal. Tanpa akal, mungkin manusia akan berbuat sekehendak hati dan nafsunya saja. Tanpa berpikir, semuanya akan menjadi barbar. Dan disinilah sadar itu berperan. Sadar kalau kita mempunyai sebuah penawar dari hawa nafsu. Sadar kalau kita harus berpikir. Sadar kalau ki...

Puisi 1

Aku ingin menulis Saat hatiku bertanya Tentang apa makna dari sebuah rasa Rasa yang slalu kusemai di dalam dada Hingga aku slalu sabar untuk menantinya Aku tahu semuanya tak akan lurus Bahkan aku pun tahu bahwa hatiku sedang haus Haus bagaikan hati yang tak terbungkus Oleh kenangan yang tak kuharapkan dia pupus Belajar aku bagaimana untuk tidak cemburu Namun selalu gagal dan malah terasa pilu Sampai akhirnya aku memandang senyummu Yang langsung menghilangkan rasa cemburuku Namun aku tak tahu senyum itu dimana Senyum yang slalu kunantikan walalu tak bersuara Kini aku sembilu sambil mengobati luka Yang aku tahu ini pasti hanya sementara Saat ini, Aku hanya ingin menulis Megungkapkan kata yang tak akan habis Menulis dengan nada yang sangat harmonis Karna ku tahu aku bukan seorang yang humoris Kasih , Jangan kau hiraukan aku yang sedang tak bertepi Tahulah aku cara untuk terus melawan sunyi Hingga saat itu tiba dengan sendiri Kau ak...

Belajar Dari Sakit

Sakit, Sepertinya apabila ditanya siapa yang ingin sakit, tentu banyak yang tidak ingin. Karena sakit bisa menghambat segala aktifitas dan juga rutinitas kita sehari-hari. Bagaimana tidak? Ketika sakit, tubuh kita akan sangat amat lemah. Hanya bisa terbaring di atas kasur. Dan itu seperti sangat menyiksa. Tapi, yang juga jarang kita ketahui, bahwa tubuh ini juga butuh istirahat. Ia tidak bisa diporsir dengan berbagai aktifitas yang terkadang kita sendiri memaksa tubuh ini untuk bekerja di atas rata-rata. Di tambah lagi mungkin dengan kurangnya asupan gizi sehat yang membuat tubuh merasa tidak adil. Ibaratkan sebuah mesin, jika ia diberi asupan dan minyak yang sedikit, sedangkan ia dituntut untuk mengerjakan banyak hal, maka ia akan drop. Seperti itulah tubuh manusia. Intinya, tubuh ini akan menyerah, ketika dia telah melakukan sesuatu yang berlebihan. Rindu yang berlebihan contohnya 🤣 (Bercanda guys). Sesuatu yang tidak akan dipungkiri siapa pun adalah kehidupan ini tidak hanya ...
Hari ini,, tiga hari sudah tidak ada komunikasi. Rasa rindu semakin menjadi-jadi. Namun apalah daya, kalau namamu sudah tak di hati. Lalu kenapa kau masih tetap berdiri? Perjuanganmu saat ini mungkin belum berarti. Aku mulai lelah. Tapi sepertinya aku tak akan menyerah. Perjuangan ini harus tetap kulalui. Perlahan, aku mulai terbiasa dengan kesepian. Aku juga merasa, kau juga merasakan hal yang sama, tapi entahlah. Aku juga tak mengerti. Tentang apa yag sedang terjadi. Harusnya tidak begini, tapi apalah daya, sudah jalannya. Semuanya akan baik-baik saja. Semoga. Aku lelah.
Sungguh, kali ini aku akan pergi... Hai guys, Assalamualaikum wr wb... Semoga yang sedang membaca dalam keadaan sehat dan diberikan keberkahan hidup oleh sang maha pencipta. Aamiin. Sesuai dengan judul di atas, aku akan menuliskan apa yang sebenarnya terjadi dengan diriku sendiri. Seperti yang kalian tahu, blog ini isinya adalah tulisanku. Murni. Tanpa ada rekayasa ataupun dorongan dari pihak lain. Kalian tahu, ketika kita sudah merasakan tidak nyaman, tidak betah, dan tidak semangat apa dampaknya? Kalau aku, dampaknya adalah uring-uringan. Galau tak menentu. Tidak berdisiplin. Tidak seperti biasanya. Bahkan yang paling parah mungkin adalah menjauh dari segalanya. Mungkin itu deskripsi singkat dari apa yang aku rasakan saat ini. Sebisa mungkin, aku tidak menyalahkan siapapun atau apapun itu yang berusaha seperti mencari kambing hitam. Tidak sama sekali. Aku berusaha mencari dan menggali dari diriku sendiri, mengapa aku mengalami hal ini. Di samping karna aku berusaha untuk t...
Assalamualaikum teman-teman... Aku akan mulai kembali menulis di blog ini. Ya mungkin hanya sekedar apa yang aku rasakan dan kalau juga sempat aku akan menuliskan artikel dan juga share ilmu. Kali ini aku ingin menuliskan apa yang sedang aku rasakan saat ini. Fiuh. Sebenarnya malas sih, karna ntar kalau dibilang, ditulis, upload status, dikira curhat, baper, lebay. But, everything is my life. I can do what i can with my way. Semua orang pasti punya keresahan dan masalah masing-masing dong. Dan semua orang itu juga pasti ingin mengeksperesikan apa yang dia rasakan. Mutlak, itu sifat manusia. Bahkan orang pintar sekalipun. Dan, tempat terbaik untuk curhat itu ya sama Allah. Allah lah maha segalanya. Dia pasti punya jalan ketika kita minta sesuatu yang kita ingin. Aku masih belajar. Masih terus belajar. Ilmuku masih sangat kurang. Terutama ilmu agamaku. Imanku masih sering naik turun. Makanya, aku akan terus belajar. Masalah memang mendewasakan, bagi dia yang menganggap masalah adalah ...