Postingan

Menampilkan postingan dari 2023

Liburan

Gambar
  LIBURAN Ikhwan Julisman Bila masa penat bekerja Tentulah ada masa liburan yang kan tiba Begitupun dengan yang lain Jika masa itu tlah tiba Tetaplah tenang Tiada senang yang berlebih Dan jangan pula gundah menghalangi Kini, ambil lah rehat sejenak Letakkan semua tugas pada tempatnya Kau perlu menyegarkan pikiranmu Kau perlu pula meregangkan otot dan otak yang tegang Setelah beberapa pekan kau berjibaku untuk masa depanmu Jikalah masa libur tiba Berliburlah tanpa ada halangan Namun harus siap dengan segala rintangan Karena, Pada dasarnya hidup tidak pernah libur Jikalau hidup libur, maka tentu kau sudah berada di dalam kubur Karena itulah kau harus siap dengan segala rintangan Begitupula dengan kesenangan Keduanya harus seimbang Agar hidupmu tidak gamang Berbiasalah, berbahagialah

Tips Mewujudkan Mimpi

Gambar
  Sering kali kita bermimpi, suatu saat akan menjadi ini, itu dan segala macam impian lainnya. Terkadang, secara tak sadar kita melepaskan mimpi tersebut, dan bangun dalam keadaan pasrah dengan keadaan. Tak sedikit pula yang bermimpi, menyatakan impiannya, lalu melupakannya dengan cara tidak melakukan tindakan atas impiannya. Dan tak sedikit pula yang mulai mewujudkan impiannya itu. Sebuah mimpi, akan tetap menjadi impian jika ia hanya didiamkan. Mimpi akan menjadi pencapaian jika kita berusaha mewujudkannya. Nah, banyak dari kita yang ingin mewujudkan, namun bingung untuk melakukan tindakan. Berikut beberapa tips dari penulis jika ingin mewujudkan mimpi. 1. Mengkhayal Apa bedanya mengkhayal dan bermimpi? Tentu ada bedanya. Bedanya adalah mengkhayal merupakan mengingat kembali secara detil apa yang kita impikan. Dari berkhayal, bisa jadi ada saja hal yang salah. Namun dari berkhayal, kita bisa mengetahui apa saja yang harus kita lakukan secara detil. 2 Tuliskan mimpimu Setelah berk...

TERTENTANG

Gambar
Hidup di dunia ini bisa dibaca dari dua sisi. Kau bisa membacanya secara positif, kadangpula kau baca ia secara negatif. Terlebih dari hal apa yang disukai ataupun yang tidak disuka. Semuanya berjalan beriringan yang nantinya akan membentuk pola pikir manusia. Apakah ia akan menerimamu atau justru menafikanmu. Kita manusia pasti hidup bersosial dan berinteraksi dengan sesama, dan itu tidak bisa dipungkiri. Dan ketika kita berinteraksi dengan seseorang ataupun banyak orang, tentu akan menemukan isi kepala yang berbeda-beda. Kunci kuat yang harus kita pegang ketika kita berinteraksi adalah, menerima perbedaan tersebut. Rasanya terlalu panjang ya penjelasan singkat di atas. Hehe, sedikit kamuflase sebetulnya dari apa yang harus kutuliskan tulisan ini di pagi ini. Namun apa yang telah dijelaskan di atas benar adanya. Kadang kita bisa diterima orang, atau justru kita tertolak. Jika ada teman yang menerima kita, maka hargai penerimaan itu dengan menerima perbedaannya. Kau tak harus munafik k...

ARTI SEBUAH BEKAL

Gambar
               Tadi siang aku terenyuh dengan pemandangan yang sangat membuat hati sedikit berdesir. Kala itu, aku ingin membeli air minum isi ulang pada sebuah depot air. Seorang pemuda yang juga salah seorang karyawan yang bekerja di situ sedang istirahat, dan sedang asyiknya menikmati santapan makan siang yang mungkin ia bawa dari rumah. Terlebih lagi jikalau itu masakan ibunya. Dengan sedikit tertunduk, ia terus menyuap sendok demi sendok. Sungguh pemandangan yang jarang sekali terapresiasi.                     Mungkin, beginilah caraku mengekspresikan kekaguman itu. Perihal rindu Ibu mungkin bisa jadi juga. Karena, pada umumnya jika seorang pemuda makan sebuah bekal, pasti itu masakan ibunya. Pikiranku terbayang ke tahun 2015. Saat itu, aku masih berkuliah di Sekolah Tinggi Teknologi Indragiri, di Rengat, Indragiri Hulu. Kerap sekali aku mampir dulu ke rumah orangtuaku, hanya in...

HARGA SEBUAH PERCAYA

Gambar
         Jika dilihat dari judulnya, tentu ada yang mengira ini adalah plagiasi. Ada yang tau itu judul buku siapa? Kalau tidak tau, atau pernah tau, namun tidak ingat, itu adalah judul novel dari penulis ternama Indonesia, yaitu Tere Liye. Novel yang jumlah halamannya 298 ini merupakan novel romansa. Namun, saya tidak akan mengambil isi dari novel tersebut, dan juga tidak sedang membuat resensi novel tersebut. Namun, saya mengambil judul ini karena hanya ingin menuliskan apa yang saat ini terlintas di pikiran. Sebelum ide itu lupa dan menghilang, untuk itu saya mulai menuliskannya di laman ini.          Sebuah kepercayaan dari seseorang yang sangat berharga di hidup kita memang sangatlah berarti. Terlebih dari orangtua kita sendiri. Ketika mereka percaya bahwa kau akan menjadi seseorang yang sukses dan membanggakan mereka, maka tugasmu adalah mengaminkan kepercayaan itu sembari berusaha merealisasikannya di dalam kehidupan. Tentu, tidak...

Merasa - Puisi IJ

Gambar
  Merasa Ikhwan Julisman   Kadangkala kau harus terduduk Mendiamkan pikiran yang sedang berkecamuk Lalu kau seruput secangkir kopi Demi mendapatkan inspirasi pagi Alangkah eloknya budi pekerti Dari seorang yang sangat menginspirasi Yang saat ini sudah tiada maupun masih ada Namun masih bisa kau rasakan hikmahnya Kini seolah tiada lagi yang bisa mengambil hikmahnya Tatkala sejarah hanya seperti buku cerita saja Yang tiada nilai di dalamnya Semua ini tak luput dari pergerakan zaman Yang terus bergerak bagai sebuah pikiran Yang tak tau kapan bisa dituangkan dalam sebuah tulisan Selebihnya hanya kebanjiran informasi Mengikuti zaman yang sudah tak tau jati diri Seolah, semua sama Dari yang muda hingga yang tua Semua asik ber-gadget ria Ah, ini sebenarnya hanya keresahanku belaka Terkadang aku pun demikian Namun tidak ada salahnya kan merasakan keresahan Yang berarti diri ini masih berusaha menggunakan kesadaran Entah sampai kapan ...

SEBUAH TULISAN LEPAS

Gambar
                    Kembali menulis, itu berarti kembali meluruskan niat untuk apa aku menulis. Karena sejatinya, kau bukanlah siapa-siapa di mata mereka yang tak akan pernah tahu pengorbananmu dan perjuanganmu. Lumrahnya bagi manusia, ia butuh diperhatikan karyanya, butuh ada yang membaca ataupun menonton, butuh peminat. Karena itulah kebutuhan utama dari seorang yang bergerak di dalam dunia kreatif.               Ah, sebenarnya itu hanya sebuah alasan agar kita lebih bisa berinteraksi langsung kepada siapapun yang membaca tulisan kita. Nyatanya, di zaman sekarang kita tidak sepenuhnya tahu berapa persen pembaca yang benar-benar membaca dengan sepenuh hati dan mengambil intisari dari sebuah tulisan. Dunia visual saat ini lebih diminati dan lebih menjanjikan hasilnya bagi para pegiat konten kreator. Sedangkan tulisan? Ia hanya akan dibaca oleh orang terdekat kit...

Catatan IJ - 001 - 13/04/2023

Gambar
  Ada suatu hal yang mengganjal di hati. Entah sebuah perasaan, atau Cuma rasa was was semata. Ah, entahlah. Bingung juga kadang. Terlebih sudah terlalu banyak manis, asam, pahitnya kehidupan yang dirasakan. Dengan menulis, seolah semua terwakilkan. Namun, tak selamanya kita bisa menulis. Terkadang, cukup dengan dirasakan, lalu berlalu tanpa ada alasan. Banyak hal yang mesti dipelajari. Masih banyak buku yang belum selesai dibaca. Mengendalikan diri untuk membagi waktu, rasanya lebih sulit daripada memutuskan apa yang akan kita lakukan saat ini. Pelik emang, namun harus belajar mengenal arti dari kata prioritas, lalu mengamalkannya. Hidup tak melulu tentang mengejar kesuksesan. Terkadang yang harus disadari adalah bagaimana kita bersyukur atas perjuangan yang tak pernah berhenti, meski lelah juga tak bisa di salah arti. Perjuangan, pergerakan, pengorbanan, kecewa, suka cita, merupakan proses panjang kehidupan kita di dunia ini. Terkadang, kita merasakan apa itu berhasil, dan ta...

TULISAN AWAL TAHUN - KUNCI SUKSES & BAHAGIA DI 3 ALAM

Gambar
          Memulai tahun yang baru, konon dengan semangat yang baru. Namun nyatanya tak selamanya semangat itu bertahan hingga akhir tahun. Dan bahkan, awal tahun ini baru berjalan sudah hampir sepuluh hari, inkonsistensi itu mulai menyapa. Mana semangat awal tahunmu? Mana 9/365 harimu yang selalu kau tuliskan saja, tanpa tau apa saja yang telah berlalu dan sia-sia? Begitulah manusia. Terutama di masa saat ini. Di zaman semua orang sudah sangat bebas berpendapat, namun tanpa berfikir. Di zaman semua orang bisa menulis tanpa harus membaca.            Terlalu ber- euforia . Terlalu banyak berselebrasi dengan hari-hari besar, namun ternyata nyalinya tak selamanya besar. Namun ternyata mimpinya masih saja terkatung-katung di langit. Namun ternyata, tingkat keimanan dan ketaqwaannya masih saja rendah. Seharusnya, dengan berbagai momen hari-hari besar, bukan hanya tentang memperingati harinya, tapi bagaimana kita merubah pola pik...