Curhatan. Saat Itu.
Perasaan tak karuan sedang melanda diriku dan kehidupanku.Entah kenapa aku merasakan semua ini, suatu perasaan yang tak pernah ingin kurasakan sebelumnya. Fuuh, aku lelah tuhan, kenapa aku hanya bisa ingat kepada-Mu disaat aku lumpuh akan ujian-ujianmu? Itu suatu hal yang menjadi tanda tanya besar dihatiku. Sejujurnya aku lelah, tapi rasa lelah itu muncul karna aku melihatnya dari sudut sempit dari hidupku. Aku masih mempunyai banyak sudut untuk memandang dan melangkah lebih jauh. Mengapa aku sebegitu galaunya dengan semua ini? Itu menjadi pengganggu dipikiranku saat ini. Aku sedang ingin sendiri. Aku sedang ingin merasakan sepi.Aku tak ingin terkurung didalam penjara ini, penjara yang hanya dipenuhi oleh nafsu dunia, sedang dunia adalah singgahan sementara. Ayo bangkit wan, ini bukan dirimu sebenarnya, masnih banyak PR yang harus kau selesaikan, tak usah kau berlarut-larut terjerumus kedalam masalah yang sangat tidak penting bagi masa depanmu. Ingat, masa depanmu menantimu. Tergantung, kau ingin disambut sebagai siapa, jadi orang sukses atau jadi orang yang merugi. Come on, kau bisa untuk itu. Kau adalah seorang pemimpi, yang harus sering merealisasikan mimpim-mimpimu. Ayo, BANGKIT!!! Yah, aku harus bangkit, tinggalkan perasaan itu, kau harus bisa. Suatu saat dia akan datang pada masanya. Ingat, akan datang pada waktunya. Kau jangan takut dengan semua itu, karna rezeki, jodoh dan kematian tuhan yang ngatur, tergantung dirimu saja menanggapinya dan ingin menjemputnya gimana. Ayo, bangkit dari kursimu dan habiskan waktumu untuk hal yang berguna bagi dirimu, tuhanmu dan orang disekitarmu. Aku bisa
Terima kasih Ya Allah, engkau masih mau untuk menyentuh hati hamba yang mungkin hampir beku dengan maksiatku. Telah lama aku ingin merasakan kenyamanan ini,kenyamanan hati dari seorang hamba yang diberikan oleh tuhannya. Aku percaya, aku hanya akan tenang dengan Sholat dan juga dengan tulisan, karna kalau aku bercerita atau curhat sama orang lain, bisa jadi itu hanya sepihak. Dan pasti akan lebih mendukungmu, bukan untuk menyelesaikan masalahmu, karna hanya dirimulah yang bisa menyelesaikan masalahmu, bukan orang lain. :)
Terima kasih Ya Allah, engkau masih mau untuk menyentuh hati hamba yang mungkin hampir beku dengan maksiatku. Telah lama aku ingin merasakan kenyamanan ini,kenyamanan hati dari seorang hamba yang diberikan oleh tuhannya. Aku percaya, aku hanya akan tenang dengan Sholat dan juga dengan tulisan, karna kalau aku bercerita atau curhat sama orang lain, bisa jadi itu hanya sepihak. Dan pasti akan lebih mendukungmu, bukan untuk menyelesaikan masalahmu, karna hanya dirimulah yang bisa menyelesaikan masalahmu, bukan orang lain. :)
Komentar
Posting Komentar